Berita

Presiden Kanada, Justin Trudeau dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Presiden Ukraina dan Kanada Bahas Kerjasama Militer Jangka Panjang

RABU, 03 MEI 2023 | 09:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Melalui sambungan telepon, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan rekannya dari Kanada, Justin Trudeau membahas komitmen kerjasama pertahanan jangka panjang antar kedua negara.

Hasil percakapan keduanya dibagikan melalui cuitan di akun Twitter masing-masing Presiden pada Selasa (2/5).

Presiden Trudeau dalam cuitannya menyatakan kesiapan Kanada untuk membantu Ukraina dalam segala situasi.


"Selama dibutuhkan. Selama itulah kami akan memberikan dukungan kepada Ukraina,” tulis Trudeau, seperti dimuat The Defense Post.

Ia juga berjanji akan terus ada di pihak Ukraina dan mensuplai bantuan militer maupun kemanusiaan ke negara berkonflik tersebut.

"Anda memegang kata-kata saya. Kanada akan terus berada di sana dengan bantuan militer, kemanusiaan, dan keuangan," tegasnya.

Sementara Zelensky mengungkap percakapan mereka di telepon membahas tentang kerjasama militer jangka panjang.

"Kami telah membahas program kerja sama pertahanan jangka panjang," cuit Zelensky tanpa memberikan rincian.

Sejak perang meletus Februari tahun lalu, Kanada telah konsisten memberikan bantuan militernya ke Ukraina.

Bulan lalu, Kanada mengirim delapan tank Leopard 2 ke Ukraina untuk membantu negara yang dilanda perang itu menangkis invasi Rusia. Ottawa juga menjanjikan tank Monster seberat 55.000 kilogram buatan Jerman untuk Ukraina.

Selama setahun terakhir, Kanada telah memberikan lebih dari 1 miliar dolar AS atau Rp 14,7 triliun dalam bentuk peralatan militer seperti kendaraan lapis baja, rudal permukaan-ke-udara, howitzer, dan amunisi, serta tank Leopard 2

Negara Amerika Utara itu memutuskan memperpanjang pelatihan tempur pasukan Ukraina hingga Oktober dan juga mengerahkan petugas medis.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya