Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra/Ist

Politik

Pengamat: Prabowo Bisa Gandeng Yusril Sebagai Cawapres

SENIN, 01 MEI 2023 | 20:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto disarankan menggandeng tokoh Islam, untuk mempermudah memenangkan Pilpres 2024. Salah satunya, adalah Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra.

Begitu dikatakan pengamat politik Asri Hadi, mengomentari pertemuan Prabowo dan Yusril di Batusangkar, Sumatera Barat, Sabtu (29/4).

Menurut Asri Hadi, Yusril adalah sosok yang ideal untuk menjadi calon wakil presiden, mendampingi Prabowo di Pilpres 2024. Terlebih, Prabowo dan Yusril sudah lama berteman, tidak kurang dari 40 tahun.


"Selain sebagai tokoh Islam intelektual, Yusril juga merupakan figur dari tokoh yang mempresentasikan pemimpin dari Sumatera," kata Asri Hadi kepada wartawan, Senin (1/5).

Dia uraikan rekam jejak Yusril, yang keluarga yang terkenal sebagai ulama di Pulau Belitung. Ayahnya, Idris bin Haji Zainal, adalah seorang ulama berhaluan moderat, aktivis Partai Masyumi, seniman, dan sutradara teater tradisional.

Sambungnya, Yusril juga memiliki jejak rekam dalam pemerintahan dan kemampuan menangani masalah besar yang dihadapi bangsa dan negara, termasuk krisis moneter pada 1998, kerusuhan Ambon dan Poso.

"Selain itu, Yusril juga memiliki pengalaman dalam menyusun berbagai konvensi PBB dan membela posisi Indonesia dalam persoalan Hak Asasi Manusia di berbagai forum internasional," terangnya.

Lebih penting lagi, masih kata Asri, Prabowo merupakan representasi dari Jawa, sementara Yusril mewakili Sumatera.

"Capres dan cawapres tidak harus berasal dari Jawa saja," tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya