Berita

Ketum Golkar Airlangga Hartarto saat menyambangi Cikeas untuk menemui SBY dan AHY/Ist

Politik

Bantah AHY jadi Cawapres Airlangga, Demokrat: Hingga Saat Ini Bacapres Masih Anies Baswedan

SENIN, 01 MEI 2023 | 20:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Demokrat membantah informasi yang beredar bahwa Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ditawari cawapres untuk berduet dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Tawaran itu muncul saat Airlangga dengan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di kediaman SBY di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu malam (29/4).

Koordinator Jurubicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menegaskan bahwa Partai Demokrat masih berkoalisi dengan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) bersama Nasdem dan PKS yakni mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (bacapres).


“Bacapres Demokrat sampai dengan saat ini masih Anies Baswedan,” kata Herzaky saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL perihal kabar duet Airlangga-AHY, Senin (1/5).

Sebelumnya, beredar kabar Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menawari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi calon wakil presiden (cawapres).

Kabar itu berhembus dari pemberitaan sebuah media online bernama democrazy.

“Ada kabar pertemuan rombongan Airlangga Hartarto ke Cikeas menemui SBY untuk menawari AHY menjadi cawapres,” kata sumber yang tidak mau disebutkan namanya, Ahad (30/4).

Sumber itu mengatakan, koalisi Golkar-Demokrat sudah memenuhi Presidential Threshold 20 persen. “Golkar 12,31  persen Demokrat = 7,77 persen,” ungkapnya.

Masih kata sumber itu, Koalisi Perubahan belum juga menentukan cawapres padahal Demokrat berkeinginan menjadikan AHY menjadi pendamping Anies Baswedan.

“Dalam politik itu dinamis, bisa saja Airlangga-AHY menjadi paslon di Pilpres 2024,” tegasnya.


Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Jangkau Jutaan Rakyat, Pelaksanaan Program Prabowo Harus Terus Dijaga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:18

PT Timah Amankan Fasilitas Kredit Rp4 Triliun dari Bank Mandiri

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:10

Kadin Dukung Opsi Bahlil Setop Ekspor Gas ke Negara Tetangga

Kamis, 22 Oktober 2026 | 22:00

Natalius Pigai: HAM Terus Lahir dalam Relasi Sosial di Desa dan Kampung

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:45

Api Gunung Lawu Belum Padam, 500 Hektare Lahan Terbakar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:39

OJK Salurkan Kredit Rp53 Triliun ke 2.100 Penerima dalam 3 Bulan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:29

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, 333 Ribu Warga Terserang ISPA

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:08

Pengamat: Aksi Korporasi Haji Isam Akuisisi Saham BYAN Sejalan Konstitusi

Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:04

KPK Dalami Keterlibatan Pejabat Kementerian PU dalam Kasus BBPJN Sumut

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:47

Semangat Sinergi untuk Keadilan Warnai Rangkaian Hari Bakti ke-2 Kemenko Kumham Imipas

Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:41

Selengkapnya