Berita

Ekonom senior, DR. Rizal Ramli/Net

Politik

Ganjar Dapat Penghargaan Kemendagri, Rizal Ramli: Simpati ke Capres Itu Wajar, Tapi Jangan Bodohi Rakyat

SENIN, 01 MEI 2023 | 07:49 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Langkah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menobatkan Jawa Tengah sebagai provinsi berkinerja terbaik nasional mendapat kritikan tajam. Salah satunya dari ekonom senior, DR. Rizal Ramli.

Menko Perekonomian era Presiden Gus Dur itu merasa heran dengan penghargaan yang diberikan kepada Ganjar Pranowo tersebut. Apalagi pemberian penghargaan tidak lama dari pengumuman Ganjar sebagai capres PDIP.

Kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Rizal Ramli meminta untuk melihat kembali tugas sebagai pejabat negara.


“Mas Tito, tugas negara dan pejabat itu mencerdaskan bangsa,” tegasnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (1/5).

Rizal Ramli mengingatkan bahwa simpati kepada capres merupakan hal yang wajar. Namun demikian, dia tidak ingin ada pejabat negara yang membodohi rakyat dan menggunakan anggaran negara untuk pembodohan itu.

Di satu sisi, dia juga merasa heran dengan perubahan sikap Tito Karnavian. Di mana mantan Kapolri itu dikenal sebagai jenderal yang pintar, tapi kemudian seolah terbawa arus kekuasaan.

“Mas Tito itu jenderal pintar. Tapi kok makin lama makin gitu deh,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya