Berita

Personel Polres Bandara Soetta mendampingi WNI yang berhasil dievakuasi dari Sudan/Ist

Presisi

Polresta Bandara Soetta Kawal Kedatangan 385 WNI yang Dievakuasi dari Sudan

JUMAT, 28 APRIL 2023 | 17:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polresta Bandara Soekarno Hatta (Soetta) melakukan pengamanan kedatangan 385 orang warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Sudan karena konflik antara militer dengan pasukan milisi Rapid Support Force (RSF) di negara itu.

WNI yang dievakuasi tahap pertama ini sebanyak 385 orang menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 991 rute Jeddah (JED) - Jakarta (CGK) landing di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Jumat (28/4).  

Kabag Ops Polresta Bandara Soetta Kompol Alvin Pratama menjelaskan, pengamanan yang dilakukan terhadap WNI yang dievakuasi dari Sudan itu, mulai turun dari pesawat hingga menaiki bus menuju tempat penginapan sementara di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.


Alvin mengungkapkan, Polresta Bandara Soekarno Hatta juga membagikan makanan ringan dan minuman kepada seluruh WNI, sambil mendampingi para WNI itu melakukan pendaftaran EMEI oleh Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta.

Selanjutnya, secara bertahap seluruh WNI menaiki 12 bus yang sudah disiapkan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI untuk selanjutnya menuju penampungan sementara di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur.

"Atas arahan Bapak Wakapolda Brigjen Suyudi Ario Seto yang hadir menyambut seluruh saudara-saudara WNI dari Sudan, kami memberikan pelayanan kepolisian baik memberikan kebutuhan informasi dan juga memberikan rasa nyaman dengan membagikan makanan minuman, terutama bagi anak-anak, setelah mereka menempuh perjalanan jauh dari Sudan," kata Kapolresta Bandara Soetta Kombes Roberto Pasaribu.

Rencana akan dilakukan pemulangan kembali  tahap kedua sebanyak 394 orang pada hari Minggu tanggal 30 April 2023 pukul 05.30 WIB melalui Bandara Soekarno Hatta.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya