Berita

Ganjar Pranowo dan Budi Gunawan/Repro

Politik

Orang Kepercayaan Jokowi, Budi Gunawan Diusulkan jadi Cawapres Ganjar

JUMAT, 28 APRIL 2023 | 15:10 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepala Badan Intelijen Negara (Kabin) Budi Gunawan dianggap sosok yang pantas menjadi cawapres Ganjar Pranowo yang sudah diusung oleh PDIP sebagai capres.

“Profesor Budi Gunawan merupakan konseptor yang baik, pintar, mempunyai wawasan yang luas. Diplomasi dan jaringannya juga luas," kata Koordinator Nasional Barisan Relawan Ganjar-Budi Gunawan (Begawan), Annas Fitrah Akbar dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (28/4).

Annas berpandangan, Budi Gunawan merupakan sosok  kepercayaan Presiden Jokowi, karena sejak September 2016 hingga tahun 2023 ini tidak digantikan posisinya sebagai Kepala Badan Intelijen Negara.


"Profesor Budi Gunawan merupakan sosok yang jadi orang kepercayaan Presiden Jokowi, terbukti 7 sejak September 2016 hingga sekarang 2023 dipercaya sebagai Kepala BIN,” jelas Annas.

Menurut Annas, kepercayaan tersebut jadi kunci keberlanjutan program-program strategis legacy Presiden Jokowi nantinya. Annas pun melanjutkan, Budi Gunawan punya sejumlah potensi yang bisa ditawarkan.

"Beliau adalah seorang organisatoris dan amat terdidik untuk melakukan pengorganisasian lembaga karena pernah memimpin banyak posisi di pemerintahan,” jelas Annas.

Annas juga menuturkan potensi yang dimiliki Budi Gunawan lainnya adalah mampu menggalang informasi dan massa. Annas yakin, jika Budi Gunawan berpasangan dengan Ganjar Pranowo akan menjadi pasangan yang komplit.

“Ia pasti tahu betul simpul penting dan informasi mana yang perlu dicari dalam kontestasi politik 2024,” tutur Annas.

Lanjut Annas, Ia menyatakan akan mendeklarasikan Barisan Relawan Ganjar-Budi Gunawan (Begawan) dan memperkuat jaringan dengan pembentukan Korda se-Indonesia.

"Kami segera mendeklarasikan Begawan dan pembentukan kodinator daerah se-Indonesia, karena kami sangat yakin pasangan ini akan menang satu putaran,” pungkas Annas.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya