Berita

Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono/Net

Politik

Golkar Anggap PPP Sudah Tinggalkan KIB

KAMIS, 27 APRIL 2023 | 19:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dianggap sudah meninggalkan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yakni gabungan partai politik Golkar, PAN dan PPP.

“Ya gak mungkin (Mardiono hadir) ada. (Tapi) PPP kan sudah meninggalkan KIB,” kata Ketua DPP Partai Golkar, Lamhot Sinaga ditemui di kediaman Airlangga Hartarto di Jalan Widya Chandra III, Jakarta Selatan pada Kamis malam ini (27/4).

Lamhot mengungkapkan, dalam pertemuan nanti dijadwalkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto turut hadir. kehadiran Prabowo tersebut dalam rangka membangun Koalisi Besar untuk Pemilu 2024 yang santer diperbincangkan beberapa pekan terkahir.


“Yang saya tahu dengan Pak Prabowo dengan Pak Zulhas (Ketum PAN) di Widya Chandra atau di rumah pribadi. Kan kita lagi fokus membangun Koalisi Besar ini,” kata Lamhot.

Sebelumnya, Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono membantah pihaknya bakal absen dalam pertemuan dengan elite Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) pada malam ini. Ia mengonfirmasi bakal hadir.

“Saya ikut. Saya kan anggota KIB,” ujar Mardino.

Mardiono mengatakan, pertemuan antar elite PPP, PAN, dan Golkar itu akan dilangsungkan sekitar pukul 21.00 WIB. Namun, ia mengaku belum tahu pasti apakah pertemuan bersifat terbuka atau tertutup untuk awak media.

“Jam 21.00 WIB. Tapi gak tahu tertutup atau terbuka ya. Saya baru pulang dari Yogyakarta,” tuturnya.

Mardino menambahkan, dalam pertemuan yang akan membahas kondisi politik Tanah Air mutakhir itu, pihaknya akan menyampaikan hasil keputusan politik PPP yang telah mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden (bacapres) untuk Pilpres 2024.

“Yaa masih biasa mungkin dengan pertemuan-pertemuan yang lama, tapi kalau saya, saya akan menyampaikan hasil keputusan konstitusi partai yang kita lakukan kemarin, tentu saya menyampaikan itu,” demikian Mardiono.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya