Berita

Hasto Kristiyanto didampingi sejumlah fungsionaris PDI Perjuangan/RMOL

Politik

Kriteria Cawapres Ganjar, Hasto Singgung Chemistry Mega-Hamzah Haz

KAMIS, 27 APRIL 2023 | 19:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Calon wakil presiden untuk Ganjar Pranowo hingga kini masih teka teki.

Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, merujuk ihwal pengalaman hidup berbangsa dan bernegara pada era duet kepemimpinan Soekarno-Hatta.

Menurutnya, Soekarno-Hatta merupakan dwi tunggal yang tidak tergantikan. Atas dasar itu, PDIP menginginkan calon presiden dan calon wakil presiden dengan chemistry yang sama.


"Kita lihat kesesuaian, saling melengkapi, bahkan ketika Bu megawati "dijodohkan" MPR untuk bertemu pak Hamzah Haz, Bu Mega bicara, bahwa presiden dan wakil presiden itu satu kesatuan kepemimpinan," kata Hasto, di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (27/4).

"Jika salah satu batuk, yang lain ikut batuk," imbuhnya.

Hasto juga menceritakan ihwal Megawati yang berpesan kepada Hamzah Haz sebelum memutuskan sebagai Capres, minta diberi kode.

"Kemudian Bu Mega berpesan, pak Hamzah kalau saya memimpin sidang, sebelum ketok palu kalau ada sesuatu yang kurang berkenan, tolong dikasih kode," katanya.

Hal itu, sambungnya, menunjukan kesatupaduan kepemimpinan yang luar biasa. Atas dasar itu, PDIP menilai Capres dan Cawapres harus memiliki chemistry yang baik.

"Wapres itu tugasnya membantu presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, sehingga perannya sangat penting, untuk itu kesatupaduan menjadi hal yang sangat penting," demikian  Hasto.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya