Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Israel Siapkan Peringatan Rudal Terbaru untuk Warga Ukraina

RABU, 26 APRIL 2023 | 16:43 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah sistem peringatan dini tengah dipersiapkan Israel untuk membantu Ukraina dan warganya untuk mendeteksi serangan Rusia melalui ponsel mereka.

Proyek itu dibentuk setelah pertemuan yang digelar antara Komando Front Depan Pasukan Pertahanan Israel dan pejabat pertahanan Ukraina.

Mengutip The Defense Post pada Rabu (26/4), sistem peringatan dini sangat dibutuhkan Ukraina karena akan memberikan informasi penting mengenai lokasi, ukuran, dan jumlah drone yang diluncurkan Rusia.


Sistem peringatan rudal Israel yang dibuat menggunakan campuran radar dan komponen elektro-optik telah lebih dulu digunakan oleh warga Tel Aviv di tengah konflik militernya dengan Palestina di jalur Gaza.

Untuk Ukraina, sistem peringatan dini akan terkoneksi melalui radar dan peringatan bahaya akan sampai lebih cepat dan akurat ke ponsel warga.

Selain peringatan, alarm yang dipasang di beberapa tempat di Ukraina juga akan otomatis berbunyi saat mendapat serangan.

Namun, tidak seperti di Israel, sistem peringatan dini untuk Ukraina hanya akan menampilkan peringatan tanpa dilengkapi kemampuan intersepsi seperti biasanya.

Jika sistem buatan itu berhasil diuji cobakan, maka akan disebarluaskan ke kota-kota lain di Ukraina.

Selain sistem peringatan dini, Ukraina juga telah lama mendesak Israel untuk menyediakan pencegat rudal, tetapi mereka menolak karena takut dimusuhi Rusia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya