Berita

Buaya yang dicuri kembali ke kolam renang di peternakan di daerah Hartbeesfontein di provinsi Barat Laut Afrika Selatan/Net

Dunia

Polisi Afrika Selatan Tangkap Pencuri Buaya Raksasa Bernilai Lebih dari Rp 19 Juta

SELASA, 25 APRIL 2023 | 06:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang Afrika Selatan berhasil menangkap tiga pria terduga pelaku pencurian buaya Nil besar bernilai ratusan dolar.

Polisi mengatakan reptil sepanjang 2,5 meter yang diperkirakan memiliki harga sekitar 1.300 dolar AS (setara 19,4 juta rupiah) itu diambil dari peternakan buaya di daerah Hartbeesfontein di provinsi Barat Laut Afrika Selatan.

Terduga berusia antara 20 hingga 35 tahun.


AP melaporkan, Senin (24/4), para tersangka diyakini telah menggunakan truk pikap untuk mengambil buaya dari sebuah peternakan yang terletak 200 km sebelah barat Johannesburg.

Hewan itu ditemukan dalam keadaan diikat dengan tali dan kawat dan ditutupi dengan cabang-cabang pohon di sebuah rumah pertanian yang kosong.

Para pelaku dijadwalkan hadir di pengadilan pada Senin (24/4) waktu setempat.

Juru bicara polisi Adele Myburgh mengatakan petugas sedang menyelidiki bagaimana buaya yang berat itu dikeluarkan dari peternakan.

"Bagaimana mereka bisa mengeluarkan hewan ini?" kata Myburgh.

"Ini sama sekali bukan bayi buaya," ujarnya.

Myburgh mengatakan buaya itu mengalami dehidrasi parah ketika ditemukan oleh tim polisi dan petugas konservasi hewan.

Saat  ini, buaya itu telah dikembalikan kepada pemiliknya. Polisi kemudian merilis foto buaya itu yang sedang berenang di kolamnya di peternakan.

Afrika Selatan memiliki masalah perburuan liar, tetapi buaya biasanya tidak menjadi sasaran mengingat betapa berbahayanya mereka.

Bagian tubuh buaya seperti kulit, kuku, dan gigi, memang memiliki nilai dan mereka yang bertanggung jawab mungkin berencana membunuh hewan liar tersebut untuk menjual bagian-bagian itu.

Myburgh mengatakan pihaknya masih terus menyelidiki motif pencurian tersebut.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya