Berita

Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Sabtu (22/4)/Net

Politik

Jokowi Promosi Cawapres Ganjar, Aktivis: Bapak Enggak Malu?

MINGGU, 23 APRIL 2023 | 15:09 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Manuver politik Presiden Joko Widodo yang banyak membicarakan peta pertarungan pemilihan presiden 2024 disesalkan aktivis.

Saat ini, kedudukan Presiden Joko Widodo dianggap sudah pada tahap sebagai seorang "Bapak Bangsa". Presiden Jokowi tidak menyandang status ketua umum partai politik, ia juga sedang fokus mengakhiri masa jabatan di periode keduanya.

Maka dari itu, sang presiden sudah seharusnya lebih banyak membicarakan persoalan bangsa, bukan malah sibuk mencampuri urusan politik mencari dan meramu calon-calon penerusnya sebagai Presiden 2024.


Demikian kritikan disampaikan Aktivis Pro Demokrasi, aktivis Pro Demokrasi, Adamsyah Wahab atau Don Adam dalam menyikapi manuver politik Presiden Joko Widodo.

Sebagai seorang kepala negara yang masih menjabat, Presiden Jokowi tidak seharusnya mencampuri urusan pesta demokrasi lima tahunan yang akan dilangsungkan masyarakat tahun depan.

"Ngapunten sanget (mohon maaf) Pak Jokowi. Bapak ini kelasnya sudah 'Bapak Bangsa, Guru Bangsa'. Ngapain bicara copras-capres. Menopo boten isin sih Pak? (apa bapak tidak malu)" kritik Don Adam, Minggu (23/4).

Kritikan tersebut dilontarkan Don Adam menyikapi pernyataan Presiden Jokowi soal kriteria bakal cawapres untuk Ganjar Pranowo. Ada banyak nama yang disebut Presiden Jokowi cocok mendampingi Ganjar.

“Yang cocok (menjadi cawapres Ganjar) banyak. Ada Pak Erick (Erick Thohir), ada Pak Sandiaga Uno, ada Pak Mahfud, ada Pak Ridwan Kamil, banyak. Siapa lagi? Ada Cak Imin, ada Pak Airlangga," kata Jokowi usai Shalat Idulfitri di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Sabtu (22/4).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya