Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Tiga Bom Bunuh Diri di Mali Tewaskan Sembilan Warga Sipil dan Lukai 60 Lainnya

MINGGU, 23 APRIL 2023 | 09:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Tiga bom bunuh diri yang diluncurkan sebanyak tiga kali di kota Sevare, Mali tengah menewaskan sedikitnya sembilan warga sipil dan melukai 60 lainnya, pada Sabtu (22/4).

Juru bicara gubernur daerah setempat, Yacouba Maiga membenarkan insiden tersebut, dengan sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan itu.

“Ledakan itu menghancurkan sekitar 20 rumah di lingkungan setempat. Total sembilan orang tewas dan sekitar 60 luka-luka, semuanya warga sipil,” kata Yacouba Maiga.


Berdasarkan laporan yang dimuat VOA News, Minggu (23/4), menurut gambar yang beredar di media sosial yang belum dapat dikonfirmasi menunjukkan puluhan bangunan di Mali, termasuk pom bensin hancur akibat ledakan tersebut, dengan orang-orang yang tergeletak telah diberikan bantuan.

Serangan terjadi dua hari setelah baru-baru ini kepala staf presiden sementara Mali dan tiga lainnya tewas dalam penyergapan, dengan secara terpisah militer negara Afrika Barat itu mengumumkan telah melakukan operasi untuk mengehentikan serangan teroris di Sevare.

"Tiga kendaraan berisi bahan peledak dihancurkan oleh tembakan pesawat tak berawak tentara," kata pernyataan dari pemerintah, tanpa memberikan rincian lebih lanjut tentang korban.

Sejak 2012 lalu, Mali menjadi negara dengan pusat pemberontakan dan kekerasan yang mengakar dari separatis Tuareg, berafiliasi dengan kelompok al Qaida, dan ISIS yang menyebar di wilayah tersebut, yang membunuh ribuan orang di dalamnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya