Berita

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri saat mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden/Ist

Politik

Ganjar Diusung, PDIP Diprediksi Gagal Seperti Mengusung Ahok dan Djarot di Pilkada

MINGGU, 23 APRIL 2023 | 01:48 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pencapresan Ganjar Pranowo oleh PDI Perjuangan, diprediksi tidak berujung kemenangan. Justru, akan ada pengulangan sejarah kakalahan yang dilakukan dalam Pilkada di DKI Jakarta.

Direktur Political and Public Policy Studies, Jerry Massie menganalisa, keterpilihan Ganjar dalam Pilpres 2024 rendah, mengingat lawan politik yang akan muncul punya elektabilitas di atasnya.

“Akan ada tiga pilihan bagi publik. Saya kira PDIP akan kalah dalam pilpres 2024. Pasalnya kepemimpinan Ganjar di bawah standar dan di bawah perform,” ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (22/4).


Jerry mengutip hasil poling Indonesia Lawyers Club (ILC) Talk Show di Twitter, yang mencatat keterpilihan Anies Baswedan yang diusung Koalisi Perubahan mencapai 65 persen. Sementara keterpilihan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mencapai 19 persen.

“Dan hanya ada 16 persen yang mendukung Ganjar Pranowo dalam poling itu,” urainya.

Maka dari itu, Jerry memandang, PDIP sama saja melakukan bunuh diri mengusung Ganjar di Pilpers 2024, seperti yang dilakukan pada Pilkada sebelumnya dan menimpa dua orang kadernya.

“Ini kesalahan ketiga akan berimbas kekalahan sepetti dia memilih Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) di Pilkada DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat di Pilkada Sumut,” demikian Jerry menambahkan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya