Berita

Kolase foto aktivis pegiat HAM dari Papua, Natalius Pigai dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono/Net

Politik

Natalius Pigai: Pernyataan Panglima TNI Membuka Peluang Sasar Penduduk Sipil Papua

KAMIS, 20 APRIL 2023 | 15:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Dialog damai tetap dinilai menjadi solusi terbaik dalam upaya penyelamatan pilot pesawat Susi Air Susi Air Philips Mark Mehrtens (37) di Distrik Mugi, Nduga, Papua Pegunungan. Peningkatan status dari operasi teritorial menjadi operasi siaga tempur dikhawatirkan akan menimbulkan korban jiwa dari penduduk sipil.

Begitu pesan dari aktivis pegiat HAM dari Papua, Natalius Pigai saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (20/4).

Pesan ini disampaikan kembali oleh Pigai lantaran ada pernyataan dari Panglima TNI Laksamana Yudo Margono yang berbahaya. Bunyinya, “Penduduk di situ adalah penduduk binaan yang digunakan untuk menyerang kita”.


“Pernyataan ini membuka peluang sasar penduduk sipil. Ini memenuhi unsur mens rea sebagai penjahat perang dalam konteks hukum humaniter dan HAM. Sebab buka peluang dan berpotensi sasar rakyat sipil,” kata Pigai.

Menurutnya, setiap manusia yang memiliki jiwa humanis harus kompak melawan naluri membunuh rakyat sipil tidak berdosa tersebut.

Mantan Komisioner Komnas HAM ini tidak masalah jika yang berseteru bisa dipastikan hanya melibatkan Kelompok Separatis Teroris (KST) Papua dan pihak TNI. Tapi, kalimat yang disampaikan Laksamana Yudo baginya telah membahayakan keselamatan warga sipil.

“Kalau KST dan TNI silakan. Tapi ini ada unsur mens rea dari komentar Panglima TNI bahayakan warga sipil. Jadi saya tetap minta dialog damai,” demikian Pigai.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya