Berita

Irjen (Purn) Muhammad Amhar Azeth (paling kanan) saat silaturahim ke kediaman Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Aljufri/Ist

Politik

Gabung PKS, Irjen (Purn) Amhar Azeth Siap Berjuang Membangun Bangsa

RABU, 19 APRIL 2023 | 19:07 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali menerima Purnawirawan Jenderal bergabung ke partainya. Terbaru, Irjen (Purn) Muhammad Amhar Azeth menyatakan siap berjuang bersama PKS.

Amhar sendiri baru menyelesaikan tugasnya sebagai Duta Besar RI untuk Rumania dan Maldova. Ia menyatakan bergabung PKS saat bersilaturahim ke kediaman Ketua Majelis Syura PKS Salim Segaf Aljufri, Selasa kemarin (18/4).

Merespons bergabungnya Amhar, Habib Salim mengaku bahagia. Dirinya berterima kasih kepada siapapun anak bangsa yang ingin membangun Indonesia melalui PKS.


Dikatakan Habib Salim, PKS merupakan aset bangsa, dengan demikian siapapun dan apapun latar belakangnya PKS sangat terbuka.

"Berjuang membangun bangsa melalui PKS. Selamat bergabung Pak Jenderal dan Dubes Amhar," ungkap Dr. Salim.

Menteri Sosial RI 2009-2014 ini berharap semakin banyak tokoh bergabung ke partainya maka semakin besar dan kuat kontribusi PKS dalam menjaga dan memajukan NKRI.

Kata Salim, kolaborasi ini penting bukan hanya untuk PKS ansich tapi untuk bangsa dan negara kita.

Menurut Habib Salim, Indonesia memiliki potensi luar biasa. Namun demikian, kondisi negara Indonesia masih jauh tertinggal dibandingkan negara lain.

Atas dasar itu, Habib Salim mengatakan Indonesia membutuhkan banyak pikiran, tenaga dan dedikasi untuk membangun bangsa agar maju dan berdaulat dalam berbagai bidang.

"Pak Amhar dengan latar belakang Jenderal Polisi dan Duta Besar tentu punya visi dan kemampuan yang dibutuhkan PKS dalam membangun bangsa," pungkas Habib Salim.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya