Berita

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador/Net

Global

Presiden Meksiko: Militer Kami jadi Sasaran Mata-mata Pentagon

RABU, 19 APRIL 2023 | 09:08 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador menuduh Pentagon telah memata-matai pemerintahan dan militernya setelah muncul laporan terkait kebocoran catatan rahasia Amerika Serikat (AS) secara online.

Beberapa hari lalu, The Washington Post mengungkap kebocoran catatn militer AS terkait ketegangan antara Angkatan Laut Meksiko dan Angkatan Darat Amerika.

Namun The Washington Post dalam laporannya tidak menyebut indikasi bahwa dokumen yang dikutip berasal dari penyadapan komunikasi pejabat Meksiko.


Terlepas dari itu, Obrador pada Selasa (18/4) memerintahkan pengetatan informasi militer demi melindungi keamanan nasional. Ia juga menyebut kebocoran catatan rahasia AS sebagai tindakan kriminal yang disengaja.

“Kami sekarang akan mengamankan informasi dari Angkatan Laut dan Kementerian Pertahanan, karena kami menjadi sasaran mata-mata Pentagon,” kata Obrador dalam konferensi pers hariannya, seperti dikutip Reuters.

Sehari sebelumnya, Senin (17/4), Obrador mengatakan tidak berencana untuk menegur AS terkait tindakan intelijen tersebut. Namun ia akan membahas syarat kerja kolaborasi suatu saat dengan Washington.

Obrador sendiri berada di bawah tekanan untuk meminta pertanggungjawaban militer atas dugaan pelanggaran selama bertahun-tahun, termasuk penghilangan dan pembunuhan. Meski begitu, dia telah meningkatkan peran tentara dalam keamanan publik dan berusaha menempatkan Garda Nasional, sebuah pasukan polisi militer, di bawah kendali Angkatan Darat.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya