Berita

Tanah longsor menghantam truk dan puluhan orang yang berada di distrik Khyber di barat laut Pakistan, pada Selasa, 18 April 2023/Net

Dunia

Longsor Pakistan, Belasan Truk dan Puluhan Orang Tertimbun

SELASA, 18 APRIL 2023 | 15:15 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badai petir yang menyebabkan tanah longsor melanda distrik Khyber di barat laut Pakistan pada Selasa (18/4). Sedikitnya 10 truk dengan puluhan orang tertimbun tanah di lokasi tersebut.

Menurut laporan dari para pejabat setempat, tanah longsor terjadi menjelang fajar, dengan menimbun jalan utama yang menghubungkan wilayah Pakistan dengan Afghanistan.

"Sepuluh hingga 15 truk seluruhnya atau sebagian tertutup tanah longsor di dekat perbatasan Torkham akibat sambaran petir selama badai," kata wakil komisaris distrik Khyber, Abdul Nasir Khan, kepada Reuters.


Saat ini tiga orang yang terluka akibat tanah longsor telah diselamatkan oleh tim penyelamat, sementara puluhan orang lainnya masih dalam pencarian.

Berdasarkan laporan dari pejabat polisi Ishrat Khan puluhan petugas pemadam kebakaran dengan bantuan tim relawan masih terus berusaha menyelamatkan pengemudi truk dan korban lain yang kemungkinan banyak tertimbun di dalamnya, dengan alat berat dikerahkan untuk mengatasi longsor tersebut.

Penyeberangan perbatasan Torkham ini dilaporkan merupakan jalur perdagangan antara orang-orang Islamabad dan Kabul, yang membuat banyak truk terparkir di wilayah itu.

Namun, karena perbatasan tersebut berada di daerah pegunungan, longsor dikabarkan sering melanda perbatasan tersebut, karena merupakan daerah pegunungan yang cukup rawan dan berbahaya.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya