Berita

Paviliun Indonesia di Hannover Messe 2023/Net

Politik

Paviliun Berdesain Pinisi Bawa Optimisme Indonesia di Hannover Messe 2023

SELASA, 18 APRIL 2023 | 10:33 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Indonesia kembali dipercaya menjadi Official Partner Country (OPC) dalam gelaran pameran teknologi industri tahunan terbesar di dunia, Hannover Messe 2023 yang diselenggarakan oleh Deutsche Messe AG (DMAG).

Dalam acara tersebut, dibuka Paviliun Indonesia di atas lahan seluas hampir 3.000 meter persegi dengan desain khusus mengikuti bentuk kapal tradisional Indonesia, yaitu kapal pinisi.

“Kapal pinisi ini menggambarkan Indonesia sebagai kekuatan global yang optimis tentang tantangan masa depan, kolaborasi dalam informasi teknologi dan otomatisasi, serta menyampaikan citra Indonesia yang percaya diri, optimis, dan maju dalam Industri 4.0,” kata Menko Perekonomian RI, Airlangga Hartarto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/4).


Dalam Hannover Messe 2023, Indonesia mengusung tema “Making Indonesia 4.0”, yakni fokus keberlanjutan dan transisi energi, mempromosikan investasi khususnya dalam mengembangkan KEK dan kawasan industri, meningkatkan sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan teknik dan kejuruan, serta memajukan inovasi dan teknologi penelitian dan pengembangan khususnya untuk membantu meningkatkan start up.

Partisipasi Indonesia di Hannover Messe 2023 ditandai juga dengan keikutsertaan 157 Co-Exhibitors yang terdiri dari badan usaha, asosiasi, kawasan industri/KEK, BUMN, lembaga pendidikan, serta kementerian dan lembaga.

Lebih lanjut, keberadaan Indonesia dalam Hannover Messe 2023 juga untuk mempresentasikan agenda transformasi ekonomi nasional dengan mempromosikan kerja sama industri dan teknologi, mendorong ekspor dan investasi asing, serta memperkuat hubungan bilateral tidak hanya dengan Jerman tetapi juga negara Eropa lainnya.

“Bersama Menteri Federal Jerman untuk Aksi Ekonomi dan Iklim, kami telah sepakat membentuk platform bilateral, yaitu Joint Economic and Investment Committee untuk memajukan kepentingan ekonomi dan investasi, mulai dari perdagangan dan industri, lingkungan dan energi, penelitian dan inovasi, maritim, kesehatan, pariwisata, pelatihan dan pendidikan kejuruan, dan pengembangan UKM,” tutup Ketua Umum Partai Golkar ini.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya