Berita

Para mantan pimpinan dan karyawan KPK saat beraksi di halaman Gedung KPK, beberapa waktu lalu/RMOL

Hukum

Dirjen Minerba Mengaku Hanya Surat Kaleng, Fahri Hamzah Sindir Novel Cs Demo di KPK

MINGGU, 16 APRIL 2023 | 09:55 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pengakuan Pelaksana Harian (Plh) Dirjen Mineral dan Batubara (Minerba), M Idris Froyoto Sihite, soal surat kaleng, mendapat respon dari Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah dengan menyindir para mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menggelar aksi.

Pada akun Twitter pribadinya, Fahri mengomentari pemberitaan berisi pengakuan Idris Sihite soal polemik dokumen yang ditemukan tim penyidik KPK, yang dituduh sejumlah pihak sebagai kebocoran dokumen pada kasus di Kementerian ESDM. Pada pemberitaan itu Idris membantah disebut dokumen, tapi hanya surat kaleng.

"Waduh, surat kaleng rupanya," ujar Fahri, melalui akun Twitter @Fahrihamzah, seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu pagi (16/4).


Fahri pun menyindir, karena sebelumnya para mantan pimpinan maupun pegawai KPK menggelar demonstrasi di depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan. Apalagi para mantan itu meminta agar Firli Bahuri mundur dari jabatan Ketua KPK.

Para mantan yang menggelar demonstrasi di antaranya Abraham Samad, Saut Situmorang, dan Bambang Widjojanto. Sedangkan mantan pegawai KPK yang turut hadir adalah Novel Baswedan.

Fahri juga "menyolek" akun Twitter Novel Baswedan saat mengomentari pernyataan Idris soal surat kaleng itu.

"Para mantan sudah demo segala, gimana ini bang? Bukankah fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan?" pungkas Novel sembari mentag akun Twitter Novel Baswedan dan Said Didu.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

Lima Destinasi Wisata di Bogor Bisa Jadi Alternatif Nikmati Libur Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:02

Program Mudik Gratis Presisi 2026 Cermin Nyata Transformasi Polri

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:51

Negara-negara Teluk Alergi Iran

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:37

Jika Rakyat Tak Marah, Roy Suryo Cs sudah Lama Ditahan

Rabu, 25 Maret 2026 | 05:13

Gegara Yaqut, KPK Tak Tahan Digempur +62 Siang Malam

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:23

Waspada Kemarau Panjang Landa Jawa Barat

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:15

KPK Ikut Ganggu Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 04:01

Elektrifikasi Total

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:37

Kasus Penahanan Yaqut Jadi Kemunduran Penegakan Hukum

Rabu, 25 Maret 2026 | 03:18

Selengkapnya