Berita

Jurubicara Pemenangan Partai Gerindra Budisatrio Djiwandono/Net

Politik

Gerindra: Yana Mulyana Sudah Lama Tidak Komunikasi dan Sering Absen di Acara Partai

SABTU, 15 APRIL 2023 | 17:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Gerindra mengaku sudah terhitung lama tidak menjalin komunikasi dengan Walikota Bandung Yana Mulyana yang tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat malam (14/4).

Yana yang juga Politikus Gerindra itu ditangkap lembaga antirasuah terkait dugaan suap barang jasa berupa CCTV dan jaringan Internet pada program smart city Kota Bandung.

“Yang bersangkutan sudah lama tidak komunikasi dan koordinasi dengan Partai Gerindra. serta memang tidak pernah hadir di acara-acara partai,” kata Jurubicara Pemenangan Partai Gerindra Budisatrio Djiwandono kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (15/4).


Atas dasar itu, Budi menegaskan bahwa pihaknya mendukung KPK untuk memproses hukum Yana Mulyana. Hal itu sebagaimana sering ditegaskan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang komitmen terhadap pemberantasan korupsi.

“Sesuai semangat ketua umum kami Pak Prabowo Subianto untuk memberantas dan menindak tegas praktek korupsi,” tandasnya.

Walikota Bandung Yana Mulyana bersama delapan orang lainnya yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Bandung, Jawa Barat, sudah tiba di Gedung Merah Putih, Jakarta, pada Jumat malam (14-4). Hingga kini, mereka masih diperiksa intensif oleh Penyidik KPK.

"Sudah di ruang pemeriksaan Gedung Merah Putih KPK. Sembilan orang," kata juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Sabtu (15/4).

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya