Berita

Wang Yi/Net

Global

Wang Yi: China Berharap Jerman dapat Mendukung Reunifikasi Damai dengan Taiwan

SABTU, 15 APRIL 2023 | 17:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah China berharap agar Jerman dapat mendukung reunifikasi damai negaranya dengan Taiwan.

Hal tersebut disampaikan diplomat top China, Wang Yi, setelah Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengeluarkan pernyataan bahwa mereka tidak dapat menerima jika China secara paksa mengendalikan Taiwan.

Dalam seruannya itu, Wang Yi mengatakan bahwa ia percaya dan yakin bahwa Jerman dapat mendukung reunifikasi, sama seperti mereka yang pernah mendukung reunifikasi Jerman di masa lalu.


“Untuk menjaga stabilitas di Selat Taiwan, kegiatan separatis terkait dengan kemerdekaan Taiwan perlu ditentang dengan tegas,” kata Wang, seraya menambahkan Taiwan adalah komponen penting dari tatanan internasional pasca-Perang Dunia II.

Dalam upayanya itu, Wang mengatakan, China bersedia memperkuat pertukaran dan komunikasinya dengan Jerman untuk meningkatkan saling pengertian dan mempersiapkan putaran baru konsultasi antar kedua negara, jika negara itu mendukung reunifikasi tersebut.

Seperti dimuat Straits Times, menanggapi komentar Baerbock yang sedang berkunjung ke China hingga Sabtu (15/4) ini, pemerintah Taiwan mengaku sangat menyetujui pernyataan Baerbock.

“Kementerian Luar Negeri berterima kasih kepada banyak pejabat tinggi di departemen eksekutif berbagai negara, termasuk Jerman, atas solidaritas mereka dengan Taiwan,” ujar pernyataan Taiwan yang menolak penyatuan kembali dengan China.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya