Berita

Dalam klip dari saluran YouTube Bravedogdog terlihat seorang pria menembakkan pistol air ke arah polisi dalam perayaan Songkran di Hong Kong/BBC

Global

Tembak Polisi Pakai Pistol Air Mainan, Dua Orang Pria di Hong Kong Ditangkap

JUMAT, 14 APRIL 2023 | 11:12 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Polisi Hong Kong menahan dua pria yang menyemprotkan air dengan pistol air mainan selama perayaan Songkran, festival tahun baru di kota Kowloon, pada Rabu (13/4).

Festival itu diwarnai dengan aksi menembakkan dan menyembur orang dengan air merupakan tradisi tahunan mereka, di mana banyak orang membawa pistol air warna-warni dan ember.

Dua orang pria yang berusia sekitar 20-an tahun menyemprotkan senjata mainannya ke arah polisi, yang membuat polisi di Hong Kong marah.


Menurut seorang inspektur polisi, Cheung Lok-chuen, kedua pria itu sengaja menargetkan pistol air mainannya ke arah polisi dari jarak dekat, untuk mengejek kepolisian dengan dalih festival air.

“Tujuannya adalah untuk merusak perdamaian,” katanya, seperti dimuat The Straits Times.

Adapun video penyemprotan air kepada polisi itu dibagikan di media sosial dengan tulisan provokatif yang jahat.

Saat ini, kedua pria itu telah ditahan untuk dilakukan penyelidikan. Di bawah UU keamanan nasional, tuduhan gangguan publik yang dapat dikenakan denda sebesar 640 dolar (Rp 9,3 juta) atau dijebloskan ke dalam penjara selama satu tahun.

Sejak UU keamanan nasional disahkan pada 2020 lalu, banyak orang di China yang telah ditangkap atas pidato atau postingan online, yang sering digambarkan oleh pihak berwenang sebagai hasutan dan dimaksudkan untuk menghasut kebencian.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya