Berita

Ilustrasi/Net

Global

Biaya Produksi Naik, Turki Perkecil Ukuran Koin Lira

JUMAT, 14 APRIL 2023 | 11:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Peningkatan biaya percetakan uang kartal mendorong Turki memperkecil ukuran koin mata uang lira guna menghemat pengeluaran.

Mengutip Xinhua pada Jumat (14/3), perubahan kebijakan itu akan membuat koin satu lira dan setengah lira sekarang menjadi lebih tipis setengah milimeter dan memiliki komposisi tembaga, seng, dan nikel yang berbeda.

Ukuran yang mengecil juga mempengaruhi berat koin, di mana koin satu lira beratnya menjadi 6,6 gram dari 8,2 gram, kemudian koin setengah lira menjadi 5,5 gram dari 6,8 gram.


Menurut media lokal, pengecilan ukuran lira adalah yang pertama dalam 14 tahun terakhir. Kebijakan ini telah membantu Turki menghemat 30 persen biaya produksi koin.

Sebelum koin lira diperkecil, Turki biasanya memproduksi koin satu lira dengan biaya sekitar 3,48 lira atau Rp 2.600. Jumlah yang tidak sebanding dengan nilai koin tersebut di masyarakat.

Belakangan, lira telah kehilangan lebih dari 70 persen nilainya terhadap dolar AS sejak awal tahun 2022. Rekor terendah terjadi di bulan Maret, dan per Kamis (13/4), satu dolar AS bernilai 19,32 lira atau Rp 14.600.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya