Berita

Ketua Relawan Emud KIR Kota Bogor, Siti Khadijah/RMOLJabar

Politik

Diyakini Tetap Jadi Pilihan Warga Kota Bogor, Prabowo Ditargetkan Raih 85 Persen Suara

JUMAT, 14 APRIL 2023 | 06:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto yang digadang-gadang akan maju kembali pada Pilpres 2024 diyakini akan tetap menjadi pilihan warga Kota Bogor.

Ketua Relawan Emak Muda Kebangkitan Indonesia Raya (Emud KIR) Kota Bogor, Siti Khadijah mengatakan, keyakinan tersebut karena Menteri Pertahanan RI tersebut saat berpasangan dengan Sandiaga Uno menjadi pilihan warga Kota Bogor. Bahkan, Bogor maupun Jawa Barat menjadi lumbung suara Gerindra di Pilpres 2019.

"Ya kita masih punya keyakinan itu. Karena kita melihat Kota Bogor salah satu kota di Jawa Barat yang menjadi lumbung suara (Gerindra)," ujar Siti Khadijah, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (13/4).


Atas dasar itu, Ketua PAC Gerindra Tanah Sareal tersebut akan terus meyakinkan warga agar tetap memilih Prabowo. Tentunya dibutuhkan kerja keras dan turun langsung ke masyarakat untuk mensosialisasikan Prabowo.

"Makanya kami di relawan Emud KIR terus turun ke wilayah, mensosialisasikan Prabowo sebagai calon presiden dari Gerindra, dan kami bekerja tidak sendiri," ujarnya.

Saat ini, lanjut Siti Khadijah, relawan Emud KIR memang belum lama berdiri, tetapi sudah memiliki massa sekitar 300 orang yang tersebar di seluruh kecamatan yang ada di Kota Bogor, dan diyakini akan terus bertambah.

"Selama kita turun ke masyarakat, banyak yang mengeluhkan soal ekonomi, dan InsyaAllah jika Pak Prabowo jadi mencalonkan diri sebagai calon presiden dan terpilih, maka aspirasi masyarakat yang selama ini kami tampung akan kami sampaikan," tuturnya.

Relawan Emud KIR sendiri sudah menargetkan capaian suara untuk Prabowo yaitu 85 persen. Dasarnya adalah karena Kota Bogor merupakan lumbung suara pada pemilu 2019.

"Jadi kita harapkan nanti, warga Kota Bogor tetap memilih Pak Prabowo untuk menjadi presiden yang akan datang," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya