Berita

Anggota Komisi VII DPR RI Muhammad Nasir/Net

Politik

DPR Diminta Buat Panja Usut Dugaan Mafia Jabatan di Pertamina

SELASA, 11 APRIL 2023 | 23:04 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Saat rapat dengar pendapat (RDP) antara PT Pertamina Hulu Energi, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), Komisi VII DPR RI mengungkap adanya sosok yang diduga mafia jabatan di lingkungan PT Pertamina.

Hal ini diungkap oleh Anggota Komisi VII DPR RI Muhammad Nasir, menurut dia sosok yang dipanggil “Mr James” ini bisa mengatur jabatan hingga proyek yang tengah dikerjakan oleh Pertamina.

Sosok ini, diungkap Nasir merupakan salah satu orang kepercayaan Boy Thohir, kakak Menteri BUMN Erick Thohir.


Menurut Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, DPR seharusnya serius menyikapi dugaan mafia jabatan yang terjadi pada perusahaan minyak milik negara itu.

“DPR harus segera membentuk Panja (panitia kerja) atau Pansus (panitia khusus) untuk mengusut proses rekrutmen jabatan, atau jual beli jabatan atau kepentingan orang-orang Erick Thohir di situ,” kata Muslim kepada wartawan saat dihubungi di Jakarta, Selasa (11/4).

Karena DPR, sambung Muslim, merupakan lembaga yang memiliki fungsi pengawasan, sehingga dengan adanya kasus tersebut DPR bertanggungjawab untuk menuntaskannya.

“DPR harus mengusut praktik ini, yang memanfaatkan Pertamina dalam hal ini untuk kepentingan bisnis dan keuntungan politik. Karena praktik ini tidak mungkin mulus jika tidak dipayungi orang kuat, siapa lagi kalau bukan menteri BUMN Erick Thohir,” tandas Muslim.

Diketahui, saat RDP komisi VII DPR RI dengan PT Pertamina Hulu Mahakam yang diwarnai dengan pengusiran Direktur PT PHM sekaligus Direktur Utama Pertamina Hulu Indonesia, Chalid Said Salim keluar dari ruang rapat.

Pengusiran ini dikarenakan para wakil rakyat di Komisi VII DPR RI merasa tidak dihormati dan dilecehkan oleh Chalid Said Salim, selaku Direktur PHM yang tidak hadir pada kunjungan kerja Komisi VII yang berkunjung ke PHM, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Namun terkuak dalam pembahasan Rapat Dengar Pendapat yang berlangsung hari ini pada tanggal 10 April 2023 ini bahwa ada Mafia Jabatan terjadi di tengah kekisruhan management Pertamina saat ini, siapakah ‘Mr james’ ?.

Lingkungan jabatan Pertamina saat ini dipengaruhi oleh keberadaan oknum bernama ‘Mr James’ dalam menempatkan pejabat hingga mengatur proyek yang dikerjakan oleh Pertamina.

Seperti di sampaikan salah satu anggota Komisi VII DPR RI, Muhammad Nasir bahwa siapakah oknum ‘Mr James’ tersebut, terindikasi bernama asli Febri Prestyadi Soeparta, salah satu orang kepercayaan Boy Tohir. Bahkan dikatakan bahwa dalam waktu dekat akan ada pergeseran posisi Direktur Utama Rokan, dan yang menggantikan merupakan orang dekat Mr James yaitu Chalid Said Salim.

Diketahui PT Zerotech Nusantara menyediakan jasa tenaga kerja pengeboran, kerja ulang dan perawatan sumur. Di website Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jakarta tercatat perusahaan Febri ini sudah terdaftar sejak 10 Maret 2008 di Kadin Jakarta.

Di sampaikan juga bahwa sejumlah pejabat pertamina sering kali di panggil menghadap ‘Mr James’ ini di kediamannya di Jl. Kertanegara, Jakarta ini untuk urusan jabatan dan proyek-proyek dalam lingkungan Pertamina.

Dalam rapat itu, Muhammad Nasir juga mempertanyakan apakah benar bahwa ‘Mr James’ ini sengaja menjalankan perintah Boy Thohir untuk mencari proyek-proyek dalam lingkungan Pertamina untuk membantu Eric Thohir dalam masa pencalonan Wakil Presiden 2024.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya