Berita

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meninjau pasar murah di Jakarta/Ist

Politik

Lanjut Tinjau Pasar Murah, Mendag Zulhas: Masyarakat Dapat Bapok dengan Murah dan Mudah

SELASA, 11 APRIL 2023 | 22:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melanjutkan peninjauan pasar murah di wilayah Jakarta. Kali ini, dia meninjau pasar murah di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara dan Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur pada Selasa (11/4).

Usai meninjau dua pasar itu, politisi yang karib disapa Zulhas itu menyebut, kegiatan pasar murah bertujuan untuk membantu masyarakat mendapat barang kebutuhan pokok (bapok) dengan harga sesuai patokan pemerintah.

"Pasar murah ini untuk membantu masyarakat mendapatkan barang pokok dengan cara yang mudah dan murah," ujar Zulhas.


Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyampaikan, pasar murah dilaksanakan di berbagai wilayah Indonesia. Sebelumnya, dia meninjau pelaksanaan pasar murah di Surabaya, Jawa Timur dan Semarang, Jawa Tengah.

Terkait harga barang kebutuhan pokok, Zulhas bersyukur, menjelang lebaran harga barang kebutuhan pokok cenderung turun dengan stok cukup.

"Kita syukuri, jaga bersama-sama sampai lebaran harga tidak naik lagi. Kalau ada yang menimbun Satgas akan bergerak," katanya.

Kegiatan pasar murah ini bekerja sama dengan beberapa perusahaan ritel dan produsen barang kebutuhan pokok. Adapun produk yang dijual di pasar murah terdiri dari berbagai barang kebutuhan pokok dengan harga sesuai patokan yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, dijual berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pada pasar murah ini, minyak goreng Minyakita dijual dengan harga Rp14.000/liter, minyak goreng kemasan premium Rp16.500-17.000/liter, tepung terigu Rp11.000-13.000/kg, gula pasir Rp13.500/kg, beras kemasan 5 kg Rp45.000-69.500, daging ayam Rp27.000-28.000/ekor, daging kerbau Rp95.000/kg, serta daging sapi Rp93.000-109.000/kg.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya