Berita

Ketum Gerindra Prabowo Subianto usai menerima Ketum PKB Muhaimin Iskandar di Kertanegara, Jakarta Selatan/RMOL

Politik

Prabowo Ngaku Sudah Bicara dengan Puan Soal Bentuk Koalisi Besar

SENIN, 10 APRIL 2023 | 21:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana pembentukan Koalisi Besar sudah sempat dibicarakan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Komunikasi Prabowo dengan Puan dilakukan pada momen perayaan hari ulang tahun (HUT) TNI Angkatan Udara (AU) di kawasan Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Minggu kemarin (9/4).

Adapun, Koalisi besar ini merupakan gabungan antara Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya atau KKIR (PKB-Gerindra) dan Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB (Golkar, PAN, PPP). Sedangkan PDIP, menjadi salah satu parpol yang memungkinkan untuk bergabung dengan Koalisi Besar.


"Kemarin waktu ultah TNI AU, saya juga sempat bicara sebentar dengan Mbak Puan," ungkap Prabowo usai bertemu dengan Ketum PKB Muhaimin Iskandar di Rumah Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (10/4).

Prabowo menyebut, Puan menawarkan rencana pertemuan untuk membahas Koalisi Besar.

"Beliau (Puan) katakan, mungkin sebentar lagi akan diatur untuk komunikasi politik," tutur Menteri Pertahanan (Menhan) RI itu.

Menurut Prabowo, pihaknya bersama partai-partai lain pada prinsipnya selalu terbuka untuk menjalin komunikasi untuk membentuk koalisi di Pilpres 2024.

"Saya kira semua pihak, terbuka untuk komunikasi politik," ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengatakan partainya siap menjadi tuan rumah untuk pertemuan partai politik koalisi pendukung Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

"Siapa yang menjadi tuan rumah, monggo saja, kalau ada kesempatannya PDIP atau Ibu Mega (Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri) jadi tuan rumahnya, silakan juga," kata Puan di Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, pada Selasa lalu (4/4).

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya