Berita

Ketum Gerindra Prabowo Subianto saat menerima kunjungan Ketum PAN Zulkifli Hasan/RMOL

Politik

Selalu Merugi, Zulhas Diingatkan Tidak Dukung Prabowo pada Pilpres 2024

SENIN, 10 APRIL 2023 | 01:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, diminta tidak membuat blunder yang merugikan partainya akibat tergesa-gesa membuat keputusan menentukan Calon Presiden ataupun Calon Wakil Presiden pada Pilpres 2024.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPD PAN Kabupaten Cirebon, Heru Subagia, merespons pertemuan Zulkifli Hasan (Zulhas) dengan Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Sabtu (8/4).

Heru kembali mengingatkan agar Zulhas mengendalikan hasrat politiknya dalam membuat sebuah keputusan besar. Karena akan menjadi blunder politik jika tergesa-gesa memutuskan nama untuk diusung pada Pilpres 2024.


“PAN sudah melakukan penjaringan calon presiden dari tingkat DPD, DPW, dan dalam Rakernas PAN diputuskan 9 calon presiden. Termasuk capres dengan popularitas tinggi seperti Ganjar, Anies, dan Ridwan Kamil. Tapi Prabowo Subianto tidak masuk,” kata Heru, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Minggu (9/4).

Dalam pandangan Heru, PAN akan menderita kerugian kalau mendukung Prabowo Subianto. Sebab dalam dua pencapresan pada 2014 dan 2019, PAN terlibat dukung mendukung Prabowo yang selalu keok.

“Selama berada di dalam kubu Prabowo Subianto, suara PAN tidak tergerak. Justru yang menikmati tambahan suara hanya PKS dan Gerindra saja,” ujarnya.

“Sangat disayangkan jika PAN untuk ketiga kalinya harus dukung Prabowo Subianto, karena akan menjadi bumerang bagi perolehan suara partai tetap stagnan,” imbuhnya.

Heru menjelaskan, berdasarkan pengalaman Pilpres 2014 dan 2019, suara PAN jatuh ke angka 6,84 persen. Padahal pemilu sebelumnya perolehannya 7,55 persen. Sehingga Prediksi suara PAN akan turun lagi kalau mendukung Prabowo.

“Jika PAN memaksakan diri tetap berada dalam poros koalisi partai yang mendukung Prabowo Subianto sebagai Capres 2024, artinya PAN melakukan langkah politik bunuh diri yang ketiga kalinya,” demikian Heru.

Seperti dilaporkan Kantor Berita Politik RMOL, pertemuan antara Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dengan Ketua Umum Prabowo Subianto berjalan hangat dan menghasilkan sejumlah kesamaan cara pandang. Antara lain mengenai persiapan menghadapi Pemilu 2024.

“Kita berjumpa untuk meneruskan upaya-upaya untuk mencari format menghadapi tahun depan 2024 Pemilu,” ujar Prabowo di Rumah Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (8/4).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya