Berita

Presiden Joko Widodo bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan meninjau pasar/Ist

Politik

Kata Bahlil, Zulhas Layak Pimpin Koalisi Kebangsaan

SENIN, 10 APRIL 2023 | 00:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan layak memimpin Koalisi Kebangsaan atau koalisi besar jika benar terbentuk. Pasalnya, dia memiliki kinerja yang baik dan mendapat kepercayaan dari Presiden Joko Widodo selama ini.

Begitu dikatakan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengomentari wacana pembentukan Koalisi Kebangsaan.

“Beliau layak memimpin koalisi, ada kapasitas untuk itu. Bapak Presiden Jokowi juga sangat percaya dengan Bang Zulhas,” kata Bahlil saat menjadi narasumber dalam rilis survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) secara virtual, Minggu (9/4).


Menurut Bahlil, Zulhas yang juga menjabat sebagai Menteri Perdagangan itu memiliki performa kerja yang baik. Dia pun mengapresiasi kinerja Zulhas dalam mengontrol gejolak harga bahan pokok di pasaran.

Sebagai contoh pada minggu ketiga bulan ramadan atau tepat menjelang Lebaran 2023, harga bahan pokok yang biasanya naik berhasil diturunkan dibandingkan 3 tahun lalu. Bahan pokok mengalami penurunan harga adalah gula pasir, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, cabai merah keriting, rawit merah, dan merah besar.

Misalnya, beras premium yang pada tahun 2020 Rp 12.500/Kg kini berada di harga Rp 12.400 Kg. Harga gula pasir yang pada tahun 2020 Rp 17.200/Kg kini di Minggu jelang Lebaran 2023 Rp 13.000-13.500/Kg.

“Zulhas juga teruji. Harga minyak goreng, waktu Bang Lutfi (mantan Mendag) diganti, harga migor tidak bisa dikendalikan. Zulhas masuk, harga migor terkendali,” katanya.

Terpisah, Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno memang telah menyatakan bahwa partai matahari biru siap menjadi motor penggerak untuk mewujudkan koalisi besar atau koalisi kebangsaan pada Pemilu 2024.

“PAN siap menjadi motor penggerak koalisi kebangsaan di bawah bimbingan Pak Jokowi. Kami meyakini Koalisi Kebangsaan akan terwujud,” kata Eddy.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya