Berita

Aksi demonstrasi reformasi peradilan kembali digelar di Tel Aviv, pada Sabtu, 8 April 2023/Net

Dunia

Kekerasan Meningkat, Pengunjuk Rasa di Israel Terus Gelar Aksi Demonstrasi

MINGGU, 09 APRIL 2023 | 18:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ribuan masyarakat Israel kembali berkumpul untuk mengadakan demonstrasi menentang rencana reformasi peradilan pada Sabtu (8/4).

Berdasarkan laporan yang dimuat France24, protes digelar di pusat komersial Tel Aviv, hanya kurang dari dua kilometer dari lokasi tertabraknya sekelompok turis Italia dan Inggris, serta insiden turis yang ditembak mati pada Jumat kemarin (7/4).

Menurut kelompok pemimpin protes, mereka kembali menggelar aksi ini meski kekhawatiran keamanan meningkat. Itu lantaran mereka ingin menunjukkan solidaritas kepada para korban yang tewas baru-baru ini.


"Demonstrasi anti-pemerintah ini juga sebagai aksi unjuk rasa solidaritas dengan mereka yang tewas dan terluka dalam serangan Jumat, serta warga Israel yang tinggal di dekat perbatasan Lebanon dan perbatasan Gaza yang terkena dampak tembakan roket Palestina baru-baru ini," kata kelompok tersebut.

Dalam aksi itu, para pengunjuk rasa mengheningkan cipta terlebih dahulu untuk para korban, sebelum kembali menuntut pemerintah Israel, khususnya Perdana Menteri Benjamin Netanyahu membatalkan perombakan peradilan di negaranya.

Selama beberapa minggu terakhir ini, masyarakat Israel terus turun ke jalan untuk menentang serangkaian UU kontroversial yang bertujuan untuk melemahkan Mahkamah Agung.

Menurut mereka, rencana perombakan dapat mengurangi keamanan nasional Israel dengan mengguncang militer dan melemahkan negara di mata musuh-musuhnya, serta dapat membawa negara itu ke arah otoritarianismenya.

Untuk itu, meski kekhawatiran keamanan meningkat, masyarakat di negara tersebut bersikeras memperjuangkan pembatalan perombakan sistem peradilan di negaranya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya