Berita

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Ariza Patria saat menyambut kedatangan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan/Ist

Politik

Bersatu Bangun Bangsa, Alasan Koalisi Besar Perlu Ada

MINGGU, 09 APRIL 2023 | 16:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu kemarin (8/4) membicarakan banyak hal.

Menurut Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria yang turut hadir dalam pertemuan kemarin mengatakan, silaturahmi ini membahas agar pesta demokrasi 2024 berjalan dengan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (Luber Jurdil).

"Kemudian, pentingnya membangun bangsa dengan bersama-sama, sehingga diperlukan koalisi yang lebih besar yang dinamakan koalisi kebangsaan," katanya seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL melalui akun Instagram miliknya, Minggu (9/4).


Sosok yang akrab disapa Ariza itu menambahkan, Demokrasi Indonesia perlu memiliki ciri khas Indonesia, yaitu demokrasi yang menjaga kekeluargaan serta kerukunan

"Mari kita doakan seluruh pemimpin bangsa, para pemuka agama dan seluruh masyarakat selalu sehat, serta terus bergotong royong untuk kesejahteraan seluruh warga dan kemajuan Indonesia," ujar mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Dalam pertemuan tersebut, Prabowo mengatakan kedua belah pihak sepakat untuk mencari jalan tengah yang sama-sama menguntungkan.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Zulhas mengatakan wacana koalisi besar atau koalisi kebangsaan di Pilpres 2024 juga merupakan orkestrasi Presiden Joko Widodo.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya