Berita

Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran/RMOL

Politik

Bila Koalisi Besar Melibatkan PDIP, Prabowo Lebih Pantas Ketimbang Puan

MINGGU, 09 APRIL 2023 | 11:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Koalisi besar yang belakangan diwacanakan bisa saja terwujud, termasuk melibatkan PDI Perjuangan (PDIP), asal tidak memaksakan Puan sebagai Capres atau Cawapres.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (9/4).

"Karena kedua posisi itu (Capres dan Cawapres) lebih mungkin diisi Prabowo sebagai Capres dan Erick Thohir sebagai calon wakil presiden," kata Andi.


Analis Politik Universitas Nasional itu juga menambahkan, kombinasi itu (Prabowo-Erick) mengakomodasi dua kepentingan king maker koalisi besar, Prabowo Subianto dan Joko Widodo.

"Jika PDIP keberatan karena tak dapat jatah, sebaiknya PDIP mengajukan calon sendiri, bisa saja Puan berpasangan dengan Yusril atau Ganjar dengan Yusril," sambung Andi Yusran.

Jika wacana itu terwujud, maka koalisi besar terdiri dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang berisi PAN, Golkar, dan PPP, serta Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) yang terdiri dari PKB dan Gerindra.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya