Berita

Kapolda Jabar, Irjen Akhmad Wiyagus/Ist

Presisi

Resmi Jabat Kapolda Jabar, Irjen Akhmad Wiyagus: Tidak Ada Tempat Bagi Premanisme!

RABU, 05 APRIL 2023 | 15:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kapolda Jabar yang baru, Irjen Akhmad Wiyagus, berkomitmen melanjutkan prestasi yang sudah dicapai Kapolda Jabar sebelumnya.

"Bagi saya ini adalah kehormatan. Saya akan melanjutkan apa yang dicapai Pak Suntana," ucap Irjen Wiyagus pada malam pisah sambut Kapolda Jabar, di halaman Mapolda Jabar, Selasa (4/4).

Salah satu komitmennya yaitu tidak akan ada tempat di Jabar bagi premanisme. Wiyagus mengaku akan tegas kepada siapapun yang mengganggu kondusivitas Jabar.


"Tentunya tidak ada tempat di Jabar bagi premanisme saya akan tegas," kata Wiyagus dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (5/4).

Termasuk memberi perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat Jabar serta penegakan hukum yang berkeadilan.

"Mohon doa dan dukungan dari semuanya," ucap Wiyagus.

Memiliki latar belakang reserse, pria lulusan Akpol 1989 ini kariernya cukup cemerlang. Sejumlah jabatan strategis pernah diemban Wiyagus. Antara lain sebagai Direktur Pengaduan Masyarakat di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pernah juga beberapa kali menjadi Kapolda, dan yang terakhir menjabat Kapolda Lampung pada 2022.

Wiyagus juga dikenal sebagai pemimpin yang memiliki integritas tinggi serta selalu menanamkan prinsip Tribrata dan Catur Prasetya kepada bawahannya.

Tak heran. Wiyagus kemudian terpilih sebagai penerima Hoegeng Award 2022 untuk kategori Polisi Berintegritas.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya