Berita

Ketua DPP PKS Bidang Polhukam Al Muzzamil Yusuf/Net

Politik

Tak Persoalkan Koalisi Besar Ancam Koalisi Perubahan, PKS: Yang Penting Kompetisi Sehat

RABU, 05 APRIL 2023 | 15:04 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak khawatir pembentukan koalisi besar, yakni gabungan lima partai politik akan mengancam koalisi perubahan yang hanya diisi oleh Nasdem, Demokrat dan PKS.  

Menurut Ketua DPP PKS Bidang Polhukam Al Muzzamil Yusuf, perbedaan koalisi dan capres yang diusung adalah keniscayaan demokrasi dan dijamin oleh konstitusi. Yang terpenting baginya, jalannya pemilu 2024 jujur dan para kontestan serta parpol koalisi berkompetisi dengan sehat.

"Semua capres dan partai koalisi tidak ada yang perlu merasa terancam satu sama lain kalau kita semua sepakat dengan kompetisi yang sehat. Pemilu yang luber jurdil. Ini bagus untuk pendidikan politik masyarakat,”kata Al Muzzammil kepada wartawan, Rabu (5/4).  


Pihaknya menambahkan masyarakat Indonesia saat ini sudah akrab dengan perbedaan, sehingga tidak perasaan terancam dengan lahirnya koalisi besar.

“Bahkan, masyarakat kita pun sudah biasa dengan perbedaan termasuk dalam pileg dan pilkada. Jadi, tidak ada alasan bagi para elite politik khususnya di pusat untuk tidak bersikap dewasa,” demikian Al Muzzammil.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya