Berita

Ilustrasi/Net

Global

Bawa Senjata Api Tanpa Izin, Pria Asal China Ditangkap di Pakistan

RABU, 05 APRIL 2023 | 14:24 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Seorang warga negara China ditangkap di Pakistan karena terbukti membawa dan memiliki senjata api tanpa izin di ruang publik, di distrik Kohat, Khyber Pakhtunkhwa.

Berdasarkan laporan yang dimuat ANI News, Rabu (5/4), pria berkebangsaan China itu diidentifikasi sebagai  Li Shing Lee, yang membawa pistol tersebut ke dalam pasar, di mana banyak masyarakat sipil yang melintas.

Atas kekhawatiran dari keselamatan warganya akan kepemilikan senjata api Lee, pria itu ditangkap oleh kepolisian setempat pada Senin, dan akan mendapat dakwaan berdasarkan Undang-Undang Orang Asing karena ia gagal menunjukkan dokumen perjalanan.


Menurut laporan dari polisi di  Darra Adamkhel, SHO Tariq Mehmood, Lee terus menolak berbicara ketika polisi menginterogasinya, yang telah menghambat upaya penyelidikan.

"Lee telah diinterogasi dalam bahasa Inggris dan Mandarin, menggunakan terjemahan Google, tetapi dia tetap bungkam," kata Mehmood, seraya menambahkan bahwa WN China itu tetap diam meski hakim di pengadilan Kohat terus melontarkan pertanyaan kepadanya.

Belum diketahui apa yang menyebabkan warga negara asing itu tetap diam, namun saat ini ia telah dikirim ke penjara Kohat atas perintah yudisial.

Sementara itu pihak berwenang China belum buka suara terkait penangkapan warga negaranya ini.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya