Berita

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim/Net

Dunia

Anwar Ibrahim: Proyek Petronas di Laut China Selatan Bukan di Wilayah Beijing

SELASA, 04 APRIL 2023 | 15:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Malaysia tidak gentar melanjutkan proyek eksplorasi Petronas di Laut China Selatan, di tengah upaya Beijing untuk mengklaim sebagian besar perairan tersebut.

Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengatakan ia telah memberi tahu pihak China bahwa proyek milik perusahaan energi negara dilakukan di perairan Malaysia.

"China khawatir bahwa Petronas telah melakukan aktivitas besar di wilayah yang juga diklaim oleh mereka. Saya tegaskan bahwa Malaysia melihat itu sebagai wilayah Malaysia, maka Petronas akan melakukan kegiatan eksplorasi di sana," ujar Anwar di hadapan parlemen pada Selasa (4/4).


Dimuat The Straits Times, Anwar tidak merinci proyek apa atau di mana lokasi pasti dari kegiatan tersebut.

Meski begitu, Anwar menyebut, jika China merasa wilayah terkait adalah bagian dari mereka, maka Malaysia terbuka untuk melakukan negosiasi.

Di samping itu, Anwar menekankan, Kementerian Luar Negeri Malaysia akan mengeluarkan nota protes jika terjadi perselisihan antara kapal Malaysia dan China di wilayah tersebut.

Hingga saat ini pihak China belum memberikan tanggaan atas pernyataan Anwar.

China mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan sebagai wilayahnya melalui "sembilan garis putus-putus” di petanya, yang memotong zona ekonomi eksklusif (ZEE)Vietnam, Filipina, Malaysia, dan Brunei.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya