Berita

Panglima TNI, Laksamana Yudo Margono, dan Wamenhan M. Herindra melakukan rapat bersama DPR RI/Ist

Pertahanan

Jaga Hubungan Bilateral, TNI Akan Terima Hibah 15 Rantis Bushmaster dari Australia

SELASA, 04 APRIL 2023 | 09:57 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mabes Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menerima Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan  (Alpalhankam) dari Australia. Yaitu 15 unit Rantis Bushmaster hibah dari Angkatan Bersenjata Australia.

Hal tersebut itu dibahas oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI  M. Herindra saat rapat kerja di DPR RI, Senin kemarin (3/4).

Dalam rapat kerja tersebut, Pemerintah Australia berencana menghibahkan 15 unit Rantis Bushmaster (kondisi refurbished), beserta peralatan pendukungnya. Terdiri dari 13 tipe Troops, 1 tipe Command, 1 tipe Ambulance, serta spare parts pendukung.


Tidak hanya unit Alpalhankam, Angkatan Bersenjata Australia juga akan memberikan beberapa pelatihan mulai 22 Mei 2023 sampai 7 Juli 2023 mendatang.

Dari hibah Alpalhankam ini, Yudo berharap para prajurit dapat meningkatkan kesiapan operasional PMPP TNI dalam rangka mendukung operasi perdamaian dunia.

“Penerimaan hibah ini akan menjaga hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia, khususnya dalam bidang pertahanan dan operasi perdamaian juga, hibah tersebut akan mengurangi pengalokasian dana pemeliharaan dari item yang sama bagi PMPP TNI untuk jangka waktu tiga sampai lima tahun ke depan, sehingga menghemat anggaran negara yang dialokasikan untuk PMPP TNI," papar Panglima TNI.

Rantis Bushmaster merupakan kendaraan taktis yang cocok digunakan untuk medan padang pasir, yang dapat mengangkut hingga 8 pasukan bersenjata lengkap.

Bagian bawah kendaraan didesain menggunakan V hull, untuk meminimalkan dampak akibat ledakan ranjau darat (Mine Blasting).

Bahkan, kendaraan ini juga memiliki kemampuan Anti Blasting dari bahan peledak sampai dengan 10 kg dan antibalistic terhadap amunisi kaliber 7,62 mm, serta dapat dilengkapi dengan peralatan Anti Jammer Electronic Counter Measure (ECM).

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Baru 10 Jam, Tulisan SBY Soal Politik Liar Tembus 9 Juta Tayangan di X

Rabu, 04 November 2026 | 20:21

Menag Dorong PTKIN Jadi Pelopor Hilirisasi dan Inovasi Teknologi

Rabu, 04 November 2026 | 20:19

Polri Harus Jaga Integritas dan Kepercayaan Publik di Kasus Listyo Sigit

Rabu, 04 November 2026 | 20:17

Aturan Penyadapan Ilegal di Indonesia, Ini Ancaman Hukuman bagi Pelaku

Rabu, 04 November 2026 | 20:11

Ketum KNPI Minta Penegak Hukum Serius Usut Dugaan Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 20:07

Tanggapan Allianz Setelah Digugat Rp5,2 Miliar di PN Jaksel

Rabu, 04 November 2026 | 20:02

Jorindo Indonesia Gandeng Mubarak Dubai Jalin Kerja Sama Operasi Salvage

Rabu, 04 November 2026 | 19:57

4 Kasus Penyadapan Presiden Indonesia, dari Habibie hingga Prabowo

Rabu, 04 November 2026 | 19:52

BRI Kukuhkan 35 Penerima Beasiswa BRI Fellowship Journalism 2026

Rabu, 04 November 2026 | 19:49

Kasus Intimidasi Meningkat, Dewan Pers Tegaskan Komitmen Lindungi Wartawan

Rabu, 04 November 2026 | 19:48

Selengkapnya