Berita

Tangkapan layar siaran berita dari 9News tentang larangan TikTok terhadap pegawai negeri di Australia/Net

Dunia

Ikuti Langkah Amerika, Australia Melarang PNS Instal Aplikasi TikTok

SELASA, 04 APRIL 2023 | 07:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Australia menambah panjang daftar negara yang melarang pegawai pemerintah menggunakan aplikasi berbagi video TikTok.

Menurut sebuah laporan, Perdana Menteri Anthony Albanese telah menyetujui larangan yang sebelumnya diberlakukan negara-negara lain termasuk AS, Kanada, Inggris, dan Selandia Baru.

Menanggapi keputusan tersebut, manajer umum TikTok Australia dan Selandia Baru, Lee Hunter, mengaku sangat kecewa. Mengklaim itu didorong oleh faktor politik, bukan oleh fakta.


"Kami juga kecewa karena TikTok, dan jutaan warga Australia yang menggunakannya, dibiarkan mengetahui keputusan ini melalui media, meskipun kami berulang kali menawarkan untuk terlibat secara konstruktif dengan pemerintah tentang kebijakan ini," kata Hunter dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari 9News, Selasa (4/4).

"Sekali lagi, kami menekankan bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa TikTok memiliki risiko keamanan bagi warga Australia dan tidak boleh diperlakukan berbeda dengan platform media sosial lainnya," katanya.

Ia menekankan bahwa jutaan pengguna Australia berhak memiliki pemerintah yang bisa membuat keputusan berdasarkan fakta dan yang memperlakukan semua bisnis dengan adil, terlepas dari negara asalnya.

Bulan lalu, Menteri Skema Asuransi Disabilitas Nasional, Bill Shorten, mengatakan TikTok sebagai masalah serius.

"Pemerintah sedang meninjau platform media sosial tersebut," kata Shorten.

Pakar keamanan dunia maya Susan McLean juga mengatakan aplikasi TikTok tidak aman untuk digunakan.

"Politisi benar-benar perlu melangkah maju dan mulai menggunakan platform yang lebih sah, jika Anda suka, di mana keamanan negara tidak akan dikompromikan oleh penggunaannya," katanya.

McLean mengatakan bahwa perusahaan yang berbasis di China itu, terikat kepada pemerintah China.

Beberapa hari lalu, Selandia Baru juga menjadi negara terbaru yang memberlakukan pembatasan seperti itu yang diberlakukan terhadap ponsel staf pemerintah.

Langkah tersebut dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran bahwa perusahaan induk TikTok, ByteDance, akan memberikan data pengguna seperti riwayat penelusuran dan lokasi kepada pemerintah China, atau mendorong propaganda dan informasi yang salah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya