Berita

Mantan penyidik KPK, Novel Baswedan hadiri sidang Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (4/3)/RMOL

Hukum

Pantau Sidang Haris dan Fatia, Novel Baswedan Khawatir Aktivis Dilemahkan

SELASA, 04 APRIL 2023 | 03:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Mantan penyidik KPK, Novel Baswedan memberikan dukungan kepada Direktur Lokataru Haris Azhar dan Koordinator Kontras Fatia Maulidiyanti yang menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (4/3).

Haris dan Fatia dilaporkan Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan atas dugaan pencemaran nama baik buntut video berjudul "Ada Lord Luhut Di balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!!" yang diunggah Haris melalui Channel YouTube.

"Saya mengenal betul, Haris Azhar dan Fatia. Mereka inikan bukan orang yang awam yang tiba-tiba terus bicara, mereka selama ini dengan konsisten orang-orang yang memperjuangkan kepentingan HAM," kata Novel di luar ruang persidangan.


Sepupu Anies Baswedan itu mengendus persidangan terhadap Haris dan Fatia bisa jadi merupakan upaya untuk melemahkan kritik terhadap para aktivis HAM.

"Saya penting untuk datang ke sini ikut mencermati proses sidang dan juga ingin mengikuti proses sidang, karena apa? Saya khawatir perkara ini adalah upaya untuk membungkam atau menakut-nakuti orang yang kritis," tegasnya.

Novel pun yakin apa yang disuarakan Haris dan Fatia bukan untuk kepentingan pribadi. Keyakinan Novel apa yang disampaikan keduanya sebagai bentuk cinta terhadap Indonesia.

"Ingin masalah-masalah yang selama ini kita risaukan dari segala macam itu bisa di ketahui orang banyak," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya