Berita

Kapal induk USS Nimitz berlabuh di pangkalan angkatan laut di Busan, 325 kilometer tenggara Seoul/Foto: Yonhap

Global

Angkatan Laut Korea Selatan, Jepang dan AS Gelar Latihan Bersama di Semenanjung Korea

SENIN, 03 APRIL 2023 | 11:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meningkatnya ancaman Korea Utara dijadikan dasar latihan trilateral dua hari antara Angkatan Laut Korea Selatan (Korsel), Amerika Serikat (AS), dan Jepang, yang digelar di perairan selatan Semenanjung Korea mulai Senin (3/4) waktu setempat.

Manuver bersama ketiga negara mengikuti tindakan provokatif Pyongyang, seperti pembukaan hulu ledak nuklir taktis Hwasan-31 minggu lalu dan uji coba drone serangan nuklir bawah air Haeil beberapa hari sebelumnya.

"(Latihan anti-kapal selam) diatur untuk meningkatkan kemampuan respons Korea Selatan, AS dan Jepang terhadap ancaman bawah laut Korea Utara yang semakin maju, termasuk dari rudal balistik yang diluncurkan kapal selam," kata Kementerian Pertahanan Korsel dalam siaran persnya, seperti dikutip dari Yonhap.


Kementerian mengatakan, Korsel mengerahkan kapal perusak utamanya, Yulgok YiYi, Choe Yeong dan Daejoyeong, serta kapal pendukung tempur Soyang, sementara AS mengirim kapal induk dan dua kapal perusak, USS Wayne E. Meyer dan USS Decatur. Jepang memobilisasi kapal perusak JS Umigiri.

"Latihan anti-kapal selam akan fokus pada peningkatan kemampuan negara untuk mendeteksi, melacak, berbagi informasi dan mengalahkan" ancaman bawah air Korea Utara," kata kementerian tersebut.

Menurut keterangan, selama segmen pencarian dan penyelamatan, mereka berencana untuk mempraktekkan pertolongan pertama dan prosedur darurat lainnya bagi mereka yang mengalami kecelakaan laut.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya