Berita

Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali/Ist

Sepak Bola

Akmal Marhali: Mereka yang Bikin Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Harus Tanggung Jawab!

KAMIS, 30 MARET 2023 | 09:17 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kesedihan dan kekecewaan tengah dirasakan seluruh pemain, pelatih, suporter, hingga pemerhati sepak bola nasional. Kegagalan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 telah memberi awan kelabu.

Bahkan, Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali, secara tegas meminta pihak-pihak yang telah membuat Indonesia gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia untuk bertanggung jawab.

"Mereka yang bikin gaduh dan membuat Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia (U-20) harus bertanggung jawab. Jangan lari dari tanggung jawab," tegas Akmal kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis pagi (30/3).


Tak hanya menuntut tanggung jawab, Akmal juga mendesak pihak-pihak tersebut untuk menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia.

Terutama meminta maaf kepada seluruh pemain muda Indonesia yang akhirnya harus kehilangan mimpinya untuk tampil di Piala Dunia.

"Meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia karena kehilangan kesempatan untuk mencetak sejarah menjadi saksi hidup bahwa kita pernah jadi tuan rumah Piala Dunia," lanjut Akmal.

Menurut mantan Jurnalis ini, permintaan maaf kepada seluruh rakyat Indonesia ini penting dilakukan karena sebagai bangsa kita telah gagal menjalankan amanat besar.

"Kita sebagai bangsa gagal memegang teguh kepercayaan dan komitmen yang telah diberikan," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya