Berita

Menko Polhukam Mahfud MD saat hadir di DPR RI/RMOL

Politik

Tiba di DPR, Mahfud MD Siap Bongkar Transaksi Mencurigakan 349 Triliun

RABU, 29 MARET 2023 | 15:04 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menko Polhukam Mahfud MD menyambangi Ruang Rapat Komisi III DPR RI di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, pada Rabu sore (29/3).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu tiba di DPR sekitar pukul 14.45 WIB mengenakan jas hitam.

Tak berbicara banyak, Mahfud menegaskan kesiapannya untuk buka-bukaan di Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR RI nanti.


“Tidak bisa sedikit (yang disampaikan),” ucap Mahfud kepada wartawan di lokasi.

Dalam RDP Komisi III DPR dengan Menko Polhukam nanti, akan membahas seputar adanya dugaan transaksi mencurigakan sebesar Rp 349 triliun di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Adapun, mengenai kemungkinan Menkeu Sri Mulyani akan dihadirkan dalam rapat nanti, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyesalkan Menkeu Sri Mulyani berhalangan hadir karena ada kegiatan kementerian yang lain. 

“Mestinya sih hadir ya (Menkeu Sri Mulyani),” kata Sahroni kepada wartawan.

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan pihaknya tidak akan main-main untuk mengusut Rp 300 triliun yang merupakan temuan transaksi mencurigakan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ia memastikan bakal membawa data tersebut dan buka-bukaan di DPR RI.  

“Alhamdulillah, daya sudah tiba kembali di Jakarta setelah pertemuan bilateral dan multilateral di Melbourne. Saya siap memenuhi undangan DPR untuk menjelaskan dan menunjukkan daftar dugaan pencucian uang Rp 300 triliun di Kemenkeu. Masalah ini memang lbh fair dibuka di DPR. Saya tidak bercanda tentang ini!” tegas Mahfud MD dalam cuitan akun Twitter pribadinya @mohmafudmd, dikutip Sabtu lalu (18/3).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya