Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (batik kuning) saat hadiri buka bersama yang digelar Partai Nasdem/RMOL

Politik

Nasib KIB Diujung Tanduk Usai Golkar Kepincut Koalisi Perubahan?

SENIN, 27 MARET 2023 | 20:38 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Keberlanjutan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mulai dipertanyakan, menyusul kehadiran Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto di acara Buka Bersama DPP Partai Nasdem, di Nasdem Tower, Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (25/3).

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie mengamati, kehadiran Airlangga dalam momen buka bersama tersebut dikelilingi oleh parpol-parpol anggota Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Fenomena itu, menurutnya, secara tidak langsung bisa dimaknai sebagai tanda Golkar mulai kepincut barisan koalisi oposisi tersebut, di tengah stagnasi KIB menuju Pilpres 2024.


“Pertemuan disela-sela buka puasa antara Surya Paloh, Airlangga, AHY (Agus Harimurthi Yudhoyono selaku Ketua Umum Partai Demokrat) dan JK (Jusuf Kalla selaku politisi senior Golkar dan mantan Wakil Presiden), ada pertanda baik koalisi KIB berafiliasi dengan Nasdem dan koleganya,” ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (27/3).

Jerry memandang, apabila Golkar bisa menggiring sisa parpol anggota  KIB yaitu PAN dan PPP, maka disinyalir poros KPP akan benar-benar bisa kuat dalam kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

“Kalau koalisi KIB gabung koalisi perubahan hanya akan dua paslon dalam pilpres,” tuturnya.

Meski begitu, Jerry masih melihat kemungkinan lain dalam Pilpres 2024 mendatang, mengingat ada satu parpol yang memiliki kecukupan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold).

“Bisa tiga asalkan PDIP maju tanpa berkoalisi. Tapi bisa saja mereka merapat ke gerbong Gerindra,” demikian Jerry menambahkan.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya