Berita

Menko Polhukam Mahfud MD/Net

Politik

Mahfud MD: Pemilu Jadi, dan Tidak Bisa Diundur

SABTU, 25 MARET 2023 | 18:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memastikan pemilu akan diselenggerakan pada tahun 2024 mendatang dan tidak bisa diundur.

“Saya ingin memastikan untuk kesekian kalinya, pemilu itu jadi ndak bisa diundur,” kata Mahfud saat menghadiri acara tadarus kebangsaan di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (25/3).

Jika mau mengundur pemilu, kata Mahfud, hal itu melanggar konstitusi. Sebab lanjut Mahfud, sesuai dengan kontitusi pemilu diadakan setiap lima tahun sekali.


“Jadi tidak boleh lewat sehari pun. Presiden itu menjabat 5 tahun ndak boleh lewat sehari pun. Presiden dulu dilantik tanggal 20 (Oktober 2029), besok 20 oktober harus ada presiden baru. Lewat dari itu, melanggar konstitusi,” tegas Mahfud.

Namun begitu, kata Mahfud, pemilu tidak lima tahun sekali dan presiden menjabat lebih dari lima tahun asalkan konstitusi diubah lebih dulu.

“Mengubah konstitusi itu tidak mudah. Satu, harus diusulkan 1/3 pasal mana yang mau diubah, apa alasannya, bagaimana rumusannya, dibentuk dulu badan pekerja. Nanti kalau dapat 1/3 sih gampang, tapi sidangnya harus dihadiri 2/3 oleh anggota MPR/DPR,” beber Mahfud.

Untuk saat ini, Mahfud menguraikan bahwa 2/3 anggota MPR/DPR tidak akan tercapai. Pasalnya, sejumlah partai seperti PDIP, Demokrat, Nasdem, PKS menolak.

“Ini sudah hampir separuh, ndak akan ada sidang MPR,” demikian Mahfud.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya