Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Lakukan Serangan Udara Balasan di Suriah, Setelah Drone Iran Hantam Markas Militer

JUMAT, 24 MARET 2023 | 23:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Militer Amerika Serikat (AS) meluncurkan beberapa serangan udara balasan di Suriah pada Kamis (23/3), dengan menargetkan milisi yang berafiliasi dengan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC).

Serangan balasan itu diluncurkan setelah drone Iran membunuh kontraktor AS, dan melukai lima anggota layanannya di pangkalan militer AS, di dekat Hasakah, timur laut Suriah.

“Serangan udara dilakukan sebagai tanggapan atas serangan Kamis siang ini serta serangkaian serangan baru-baru ini terhadap pasukan Koalisi di Suriah oleh kelompok yang berafiliasi dengan IRGC,” kata Menteri AS Pertahanan Lloyd Austin.


Dimuat New York Post, Jumat (24/3), Pentagon mengatakan serangan yang menargetkan provinsi Deir Ez-Zor, yang berisi ladang minyak itu setimpal dengan drone yang digunakan oleh Iran untuk menghantam markas militernya.

“Seperti yang telah dijelaskan oleh Presiden Biden, kami akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk membela rakyat kami dan akan selalu menanggapi pada waktu dan tempat yang kami pilih," tambah Austin.

Sejauh ini, dua anggota pasukan AS yang terluka masih dirawat di markasnya, di dekat lokasi kejadian, sementara tiga lainnya telah dievakuasi ke fasilitas medis di Irak.

Sekitar 900 pasukan AS berada di negara itu, yang sengaja dikerahkan untuk melakukan operasi kontraterorisme di negara yang dilanda perang saudara.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya