Berita

Edi Sumantri diperiksa tim penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/RMOL

Hukum

Wakil Walikota Jaksel Edi Sumantri Diperiksa KPK soal Penyelidikan Formula E

JUMAT, 24 MARET 2023 | 20:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Wakil Walikota Jakarta Selatan, Edi Sumantri diperiksa tim penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyelidikan Formula E di DKI Jakarta, Jumat (24/3).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, Edi Sumantri yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) atau Bendahara Daerah keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan pada pukul 17.42 WIB.

Awalnya, Edi enggan memberikan pernyataan kepada wartawan. Akan tetapi, Edi mengatakan bahwa dirinya dimintai keterangan terkait penyelidikan Formula E.


"Terkait dengan penganggaran Formula E," singkat Edi kepada wartawan, Jumat sore (24/3).

Edi mengaku, telah diperiksa tim penyelidik KPK sejak pukul 09.30 WIB. Artinya, Edi Sumantri telah diperiksa selama delapan jam lebih.

Sebelumnya, Jurubicara Bidang Penindakan dan Kelembagaan KPK, Ali Fikri memastikan bahwa penyelidikan Formula E hingga saat ini masih berjalan.

"Ya sekarang dalam proses penyelidikan, masih. Kami pastikan tidak dihentikan ya. Jadi supaya lebih tegas, masih berjalan," ujar Ali kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK pada Jumat (17/3).

Ali menjelaskan, bahwa proses penyelidikan bertujuan untuk menentukan peristiwa pidana, sehingga ditemukan ada pihak-pihak yang bertanggung jawab secara hukum.

"Untuk menyimpulkan seperti itu kan perlu analisis hukum, dari segi teori hukumnya, dari segi alat buktinya, dari keterangan yang dimintai keterangan yang terperiksa. Itu kan semuanya dianalisis, apakah kemudian terpenuhi unsur-unsurnya nggak," pungkas Ali.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya