Berita

Aparat bekerja keras memadamkan api saat kebakaran besar terjadi di kilang anggur populer di NSW Hunter Valley/Net

Dunia

Kilang Anggur Populer Australia Hangus Dilalap Api

JUMAT, 24 MARET 2023 | 08:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kebakaran besar melanda kilang anggur Tamburlaine Organic Wines di Hunter Valley, di New South Wales, pada Kamis malam (23/3) waktu Australia.

Lebih dari 50 petugas pemadam kebakaran dari Dinas Kebakaran Pedesaan negara bagian membutuhkan waktu sekitar empat setengah jam untuk memadamkan api.

Petugas pemadam kebakaran dipanggil ke kilang anggur di McDonalds Road di Pokolbin sekitar pukul 21.30.


Api diyakini berasal dari dapur dan menyebar ke bangunan lain.

Inspektur Ben Shepherd mengatakan butuh waktu hingga pukul 02:00 dini hari bagi para kru untuk memadamkan api.

"Petugas pemadam kebakaran tetap berada di tempat kejadian pagi ini karena beberapa titik api terus menyala," kata Shepherd, seperti dikutip dari 9News, Jumat (24/3).

Tidak ada korban luka yang dilaporkan tetapi area fungsi utama mengalami kerusakan besar.

Kilang anggur Tamburlaine di NSW Hunter Valley adalah penghasil utama anggur organik. Tamburlaine adalah salah satu produsen anggur organik terbesar di Australia dan didirikan pada tahun 1966.

Pada tahun 1985, kilang itu dibeli oleh sekelompok kecil teman dan kerabat yang dipimpin oleh direktur pelaksana dan kepala produksi anggur dan anggur, Mark Davidson. Itu telah menjadi tempat populer untuk pernikahan dan acara lainnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya