Berita

Kritikan BEM UI terhadap DPR dengan meme wajah Puan Maharani berbadan tikus cokelat/Repro

Politik

PDIP: Kritik BEM UI Melanggar Hukum!

KAMIS, 23 MARET 2023 | 23:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kritik dari Badan Eksekutif Mahasiwa  (BEM) Universitas Indonesia (UI) yang menolak pengesahan RUU Cipta Kerja mengarah pada upaya pelanggaran hukum.

Pasalnya, kritik yang disampaikan melalui video yang viral di media sosial menunjukkan Ketua DPR RI Puan Maharani berbadan hewan tikus keluar dari gedung kura-kura DPR RI yang terbelah, adalah bentuk penghinaan.

Demikian disampaikan Politikus PDIP Deddy Yevri Hanteru Sitorus, dalam keterangannya, Kamis (23/3).


“Soal postingan BEM, saya menganggap hal itu kurang etis dan bahkan melanggar hukum,” tegas Deddy.

Deddy menjelaskan, DPR RI itu adalah lembaga negara. Sehingga kalau BEM UI tidak punya data dan membuktikan bahwa DPR merampok rakyat maka tudingan itu bernada fitnah dan menyerang kehormatan lembaga negara.

“Ibu Puan itu Ketua DPR yang desainnya adalah kolektif kolegial. Jadi, melakukan personifikasi dan menyerang pribadi Ibu Puan pribadi secara sendiri, tidak kolektif pimpinan DPR adalah tindakan tidak etis,” kata Anggota Komisi VI DPR RI fraksi PDIP itu.

Atas dasar itu, Deddy menilai kritik BEM UI tersebut tidak lebih jauh hanya sekadar mencari sensasi dan kontroversi, namun mengabaikan substansi.

“Kritik dengan menghina itu beda, dan mereka gagal nalar dengan melakukan over simplifikasi,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Turbulensi Kepercayaan dalam Teropong Nobel Ekonomi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:16

Jadi Tersangka KPK, Bupati Klaten Didepak PDIP

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:45

Kapolri Rangkul Ulama Jatim untuk Jaga Kamtibmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:32

Ilham Habibie hingga Chappy Hakim Dianugerahi Golden PIN INACA

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:02

DPR: Kehadiran Kapolri di BEI Sinyal Negara Serius Menegakkan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:33

Ketua Gappura Minta DPR Turun Tangan Mediasi PHK dan GHS di Krakatau Steel

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:35

Walhi Soroti Tanggung Jawab Lintas Sektor dalam Penanganan Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:28

Kementerian UMKM Pulihkan 908 Usaha Terdampak Bencana di Sumatera

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:51

Komjak Diminta Turun Tangan Teliti JPU di Kasus Febrie

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 18:30

Surati Presiden Prabowo, YLKI Minta Menteri Bahlil Dicopot

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:49

Selengkapnya