Berita

Para pendukung partai oposisi melakukan aksi unjuk rasa pada 8 Maret 2023 lalu, karena hasil pemilu yang diduga curang/Net

Dunia

Diduga Curangi Hasil Pemilu, Pemimpin Oposisi Nigeria Ajukan Petisi ke Pengadilan

RABU, 22 MARET 2023 | 12:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemimpin oposisi Nigeria dari Partai Buruh, Peter Obi, mengajukan petisi ke pengadilan untuk meminta pembatalan hasil pemilu pada bulan lalu.

Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh tim sukses pemimpin oposisi Obi, Diran Onifade yang berbicara kepada Anadolu Agency pada Selasa (21/3).

"Ya, Obi telah mengajukan petisi ke Pengadilan Pilpres pada Senin malam di Abuja untuk menentang hasil pemilu," ujarnya.


Dalam petisi tersebut, pemimpin oposisi itu menentang hasil yang memenangkan Bola Tinubu sebagai presiden terpilih, dengan meminta pengadilan untuk melakukan pemilihan ulang, karena hasil pemilu dianggap curang.

Menurut Obi, yang menduduki urutan ketiga dalam hasil pemilu dengan perolehan 6,1 juta suara, ia meyakini bahwa pihaknya yang lebih unggul dalam perolehan suara itu.

"Kami memenangkan pemilu dan kami akan membuktikannya kepada warga Nigeria," ujar Obi pada awal Maret lalu.

Sementara Komisi Pemilihan Nasional Independen (INEC) negara itu pada 1 Maret telah menyatakan Tinubu sebagai pemenangnya, setelah dia mendapatkan lebih dari 8,7 juta suara.

Namun para pemimpin partai oposisi di ibu kota Abuja menuduh hasil itu tidak valid, dengan menyalahkan proses pemeriksaan hasil pemilu, yang dianggap telah menyimpang dan terjadi kekerasan selama pemilihan. Untuk itu mereka mendesak pemilihan ulang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya