Berita

Amazon/Net

Dunia

Gelombang PHK Kedua, Amazon Pecat 9.000 Karyawan

RABU, 22 MARET 2023 | 08:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perusahaan raksasa Amazon kembali melakukan PHK putaran keduanya, dengan lebih dari 9.000 pekerja dipecat. Sehingga total 27 ribu pekerja tercatat telah dirumahkan oleh raksasa e-commerce terbesar pada tahun ini.

Dalam pengumumannya melalui e-mail kepada ribuan karyawannya yang terdampak, CEO Amazon Andy Jassy mengatakan pihaknya tengah mengalami masa-masa sulit dan harus mengambil langkah tersebut untuk menghemat biaya.

"Mengingat ekonomi yang tidak pasti di mana kita berada, dengan ketidakpastian yang ada dalam waktu dekat, kita telah memilih untuk lebih merampingkan biaya dan jumlah karyawan kita," kata Jassy, dimuat India Today pada Selasa (21/3).


Menurutnya, pemangkasan besar itu tersebut merupakan keputusan yang sulit, namun ia terpaksa melakukan tindakan PHK putaran kedua ini untuk menyelamatkan perusahaan dalam jangka panjang, di tengah mundurnya perekonomian dunia.

Dalam tindakan PHK besar ini, Amazon berkomitmen untuk menyelesaikan proses pemangkasan karyawan dengan baik dan akan memberikan banyak dukungan kepada para mantan pekerja.

Dijelaskan Jassy, Amazon menjanjikan banyak dana paket yang mencakup pembayaran PHK, tunjangan asuransi kesehatan transisi, hingga dukungan penempatan kerja eksternal.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya